Suasana MPLS via zoom meeting di SMA Recis Bajawa.

BAJAWA, MillennialNews.id — Sekolah Menengah Atas Swasta Katolik Regina Pacis (Recis) Bajawa di Kabupaten Ngada mulai melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

MPLS ala SMA Recis Bajawa dilakukan via Daring atau Zoom Meeting dengan melibatkan semua calon peserta didik dengan sistem gelombang.

MPLS digelar selama dua hari dimulai Senin (13/7/2020) hingga Selasa (14/7/2020). Kegiatan ini diawali dengan doa yang dipimpin oleh Wakasek kerohanian, Piter Leo.

Ketua Panitia MPLS SMA Recis Bajawa, Lusia Y. Meme dalam sambutan singkatnya menegaskan walaupun MPLS dilaksanakan secara olnline tetapi itu tidak mengurangi mutu dari PLS itu sendiri.

Selain itu, pembentukan karakter siswa akan dinilai sejak awal kegiatan PLS ini bagaimana keseriusannya, antuasiamenya, serta keaktifan dalam berinteraksi dengan pemateri selama proses PLS berlangsung.

Ia menyampaikan diakhir kegiatan PLS, untuk mengukur karakter, keaktifan casis maka dilakukan tes tentang materi yang mereka dengar dari para pemateri yang langsung mereka jawab via link yang dikirim oleh sekolah .

Lanjut dia, berdasarkan hasil tes tersebut sekolah bisa mengetahui bagaimana keseriusan mereka dalam mengikuti PLS online karena lembaga tidak menghendaki jika PLS di tengah pandemi Covid-19 dianggap hanya sekadar memenuhi target atau program sekolah.

Ia menegaskan PLS adalah cikal bakal siswa bagaimana nanti mereka berproses di SMA Recis Bajawa.

“Hari ini SMA Recis sedang melaksanakan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) hari pertama. Sedangkan hari kedua akan dilaksanakan pada Selasa 14/07/2020. Hari pertama dilakukan melalui lima gelombang. Setiap gelombang diikuti oleh 91 peserta Casis Recis. Gelombang pertama dari pukul 08.00 Wita-10.00 Wita. Sedangkan gelombang kedua pukul 16.00 Wita hingga 18.00 Wita. Hari kedua di lanjutkan gelombang ketiga pukul 08.00 Wita-10.00 Wita. Gelombang keempat pukul 11.00 Wita hingga 13.00 Wita. Sedangkan gelombang kelima pukul 16.00 Wita – 18.00 Wita,” ujarnya.

Ia mengaku sebenarnya bisa dilakukan secara serentak namun karena kendala jaringan yang kurang mendukung dan mengalami gangguan.

“Kegiatan ini harus pakai gelombang karena persoalan jaringan sering terganggu,” ujarnya.

Utamakan Keselamatan

Sementara Kepala SMA Recis Bajawa, Hendrianto E. Ndiwa menyatakan hal yang paling utama adalah soal keselamatan manusia.

Kata pria yang akrab disapa Herdin ini, SMA Recis Bajawa melaksanakan MPLS via Daring atas pertimbangan kemanusiaan.

“Oleh karena MPLS adalah bagian yang tak terpisahkan dari pendidikan itu sendiri, dan keselamatan nyawa manusia yang paling utama, maka SMAS Katolik Recis melaksanakan MPLS secara online,” ujarnya.

Ia menyatakan memang ada kendala saat pelaksanaan MPLS online karena gangguan jaringan, namun tidak boleh pasrah dengan keadaan dan harus selalu diantisipasi.

“Masalah jaringan tidak boleh membuat kita pasrah. Dan untuk Recis, pelaksanaan kegiatan MPLS online adalah bukti bahwa Recis tak mudah pasrah di harapan persoalan. Sebaliknya harus berani memulai dan melawanya dengan perjuangan praksis bukan banyak bicara,” tegasnya.

Ia mengatakan selain itu, MPLS online juga mau melatih, memperteguh dan meletakan daya juang dalam diri Calon Siswa (Casis) sejak dini tentang semangat perjuangan itu sendiri.

Kendala Jaringan

Pelaksanaan MPLS via Daring memang tidak mudah. Ada kendala yaitu jaringan.

Terkait kendala ini, Wakasek Kesiswaan Eman Loke berkomentar agar pemerintah harus memperhatikan ini.

Sebab kesuksesan aspek pndidikan butuh keterlibatan semua pihak dan lebih khusus para pengambil kebijakan.

“Ya, saya berharap masalah jaringan Inu harus menjadi masalah publik terkhusus para pengambil kebijakan untuk lebih serius memperhatikanya,” katanya.

Ia berharap kedepan pemangku kepentingan di negara ini memperhatikan kondisi jaringan didaerah.

Karena saat ini online sudah menjadi kebutuhan mutlak demi memperlancar akses komunikasi. Tentu harus didukung dengan infrastruktur yang memadai. (poskupang)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on pinterest
Pinterest

Leave a Comment